HMTK Corner Neptunium: Unsur Kimia yang Berasal dari Neptunus?

[HMTK CORNER NEPTUNIUM]

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Neptunium (Np) adalah unsur kimia dengan nomor atom 93 yang termasuk dalam deret aktinida. Unsur ini pertama kali ditemukan oleh Edwin McMillan dan Philip H. Abelson pada tahun 1940 melalui iradiasi uranium dengan neutron dalam sebuah reaktor nuklir. Nama Neptunium diambil dari planet Neptunus, karena dalam urutan tata surya Neptunus berada setelah Uranus (mirip dengan bagaimana Neptunium mengikuti uranium dalam tabel periodik) (Morss et al., 2018).

Meskipun namanya berasal dari planet Neptunus, Neptunium tidak ditemukan secara alami dalam jumlah signifikan di luar Bumi. Unsur ini umumnya terbentuk sebagai produk sampingan dalam reaktor nuklir melalui reaksi fisi uranium-238 dengan neutron. Secara alami, Neptunium dapat ditemukan dalam jumlah yang sangat kecil di bijih uranium akibat reaksi penangkapan neutron yang terjadi secara spontan (Gephart, 2020). Oleh karena itu, meskipun ada keterkaitan dalam penamaan, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa Neptunium berasal dari Neptunus atau lingkungan luar angkasa lainnya.

Neptunium memiliki beberapa isotop, di antaranya yang paling stabil adalah neptunium-237 dengan waktu paruh sekitar 2,14 juta tahun. Isotop ini memiliki potensi aplikasi dalam industri nuklir, terutama dalam produksi plutonium-238 yang digunakan sebagai sumber energi dalam misi luar angkasa. Namun, karena sifatnya yang radioaktif dan beracun, Neptunium memerlukan penanganan yang sangat hati-hati untuk menghindari dampak lingkungan dan kesehatan (Choppin et al., 2021).

Dalam konteks kimia dan fisika nuklir, Neptunium menjadi subjek penelitian terkait dengan pengelolaan limbah nuklir serta potensinya dalam reaktor nuklir generasi mendatang. Penelitian terkini berfokus pada ekstraksi dan daur ulang Neptunium untuk mengurangi limbah radioaktif jangka panjang (Vasconcellos et al., 2019).

Referensi:
• Choppin, G. R., Liljenzin, J. O., Rydberg, J., & Ekberg, C. (2021). Radiochemistry and Nuclear Chemistry. Academic Press.
• Gephart, R. E. (2020). A Short History of Nuclear Regulation, 1946–2019. U.S. Nuclear Regulatory Commission.
• Morss, L. R., Edelstein, N. M., Fuger, J., & Katz, J. J. (2018). The Chemistry of the Actinide and Transactinide Elements. Springer.
• Vasconcellos, M. A. Z., et al. (2019). “Advances in Nuclear Waste Management: Recycling and Reduction Strategies.” Journal of Radioanalytical and Nuclear Chemistry, 322(3), 987–1003.

Kimia
Terlahir Untuk Perubahan
Jayalah HMTK
Jaya! Jaya!! Jaya!!!

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

=====================================
Departemen Publikasi dan Dokumentasi
PH-HMTK PNUP
Periode 2024-2025

Ikuti terus semua media sosial kami:
👉 Instagram: hmtk_pnup
👉 TikTok: hmtk_pnup
👉 Youtube: HMTK PNUP
👉 E-mail: hmtkpnup@gmail.com
👉 Website: hmtk.poliupg.ac.id

LaksamanaAksara

JayalahHMTK

JayaJayaJaya

HMTK Corner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *